21 views

Teater Roda Raih Juara 2 dan Aktor Terbaik dalam Lomba Drama Bahasa Arab Tingkat Nasional

Teater RodaIDIA-PRENDUAN. sudah lama puasa gelar, akhirnya Teater RODA menjuarai perlombaan Drama Bahasa Arab Tingkat Nasional. Lomba drama dalam rangka “Syahrul Lugah Al-Arabiyyah” kerjasama antara Markaz al-Malik Abdullah bin Abdul Aziz li Khidmah al-Lughah Al-Arabiyah dengan PP. IMLA (Ittihad Muhaddisi al-Lughah al-Arabiyyah) yang digelar pada 4-6 November 2014 tersebut diikuti oleh 18 kontingen dari berbagai komunitas Teater Nusantara. Sebut saja komunitas teater Yogjakarta, Makasar, Riau, Malang, Madura, dll.

Dalam perlombaan tersebut Teater Roda mengangkat Tema “Risalah Sayyid Kutub” dengan Sutradara Ali Rohman. adapun aktor terdiri dari 4 orang (Imam Zaini, Eka Satriadi, Moh. Matsuri, Ahmad Fauzi Hikmah W), Instrument (Ali Akbar), Tata Rias (Koharuddin), Tata Panggung (Hajar), dan Crew Light Thing (Ali Rohman).

Tidak berhenti di juara 2, dalam lomba drama yang diselenggrakan di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang tersebut Imam Zaini yang berperan sebagai Sayyid Kutub ditasbihkan sebagai actor terbaik dengan lahjah bahasa arab terbaik dalam perlombaan Drama tingkat Nasional. Dengan torehan tersebut teater Roda berhasil membawa pulang 2 tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.500.000.
Menyikapi prestasi yang baru kali pertama diraih UKM Teater RODA ini, para anggota Teater Roda menyikapinya dengan biasa-biasa saja. Bukan berarti menyombongkan diri namun para anggota tidak mau larut dalam euphoria kemenangan.

“Kami sebenarnya sangat bahagia namun kami tidak mau larut dalam kebahagian. Tidak bisa kami pungikiri, ini adalah prestasi dan tropi pertama kami di tinggat Nasional. Dan kami patut berbangga, karena dengan keterbatasan kami, kami masih mampu mengharumkan nama baik IDIA di kancah Nasional, kami harus mempertahankan prestasi ini. Kami berada di IDIA dan kami harus melakukan yang terbaik Untuk kampus tercinta kami Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan” ucap Imam Zaini selaku anggota Teater RODA.

Menanggapi hasil uang pembinaan yang diperoleh, Imam Zaini menegaskan bahwa dana akan dialokasikan kepada pembangunan Sanggar Teater Roda. Mengingat sudah sekian lama Teater Roda Berdiri belum juga mempunyai sanggar untuk penyimpanan Properti-properti berharga. Akibatnya banyak property yang hilang.

“dan untuk masalah dana yang kita dapat, semuanya akan dialokasikan kepada pembuatan Sanggar. Teater RODA sudah lama berdiri dan sampai saat ini belum juga mempunyai tempat untuk penyimpanan property. Sudah banyak property yang hilang karena tempat khusus penyimpanan belum ada”, imbuh Imam Zaini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.