Hari: April 17, 2016

IDIA DONOR DARAH

Senin, (17/04/2016) dalam rangka memperingati hari bumi Se-Dunia, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) GREEN ZONE bekerjasama dengan Palang Merah Indonesi (PMI) Kab. Sumenep Melaksanakan kegiatan sosial berupa DONOR DARAH. kegiatan ini mendapat respon positif dari kalangan mahasiswa dan para sivitas akademika IDIA Prenduan. hal ini terbukti dari besarnya antusias semua pihak baik dari kalangan mahasiswa, pegawai, dosen dan pihak rektorat (Majelis Pimpinan IDIA) bahkan dari pihak Koramil dan TNI Angkatan Darat juga tidak mau kalah peran dalam berpartisipasi. kegiatan yang diikuti sekitar 106 relawan ini berlangsung selama 5 jam (13.00 – 17.00) Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar. harapannya semoga kegiatan demi kegiatan yang bersifat kepedulian sosial selalu di upayakan secara kontinyu oleh semua pihak khususnya Rektorat karena “Setetes Darah anda adalah nyawa bagi mereka” tutur Mohammad Ahmadi selaku mantan ketua umum Mapala Green Zone....

Read More

Insan Kamil, Industri Pendidikan dan Krisis kemanusiaan

Oleh: Achmad Faesol, M.Si[1] Abstrak: Insan kamil merupakan suatu racikan pemikiran terkait hakekat kemanusiaan. Kata ini bukan sekedar identitas sosial keagamaan tapi merupakan suatu penerjemahan konsep kemahlukan. Selama ini ada keyakinan umum bahwa konsep insan kamil bisa dibentuk melalui jalur ilmu pengetahuan. Padahal, pada tataran realitas empiris, wadah pengembangan ilmu pengetahuan –perguruan tinggi- telah terjebak pada suatu tatanan kapitalisme sosial dimana industri adalah titik pusatnya. Akibatnya, perguruan tinggi lebih berfungsi sebagai “perusahaan” penyalur tenaga kerja dari pada berperan sebagai institusi pengembangan kodrat kemanusiaan. Adapun ilmu pengetahuan menjelma sebagai elemen vital pembentuk keahlian profesi. Dengan kata lain, perguruan tinggi berlomba-lomba...

Read More

HAKIKAT KEPRIBADIAN MUSLIM, SERI PEMAHAMAN JIWA TERHADAP KONSEP INSAN KAMIL

Oleh: Rusdiana Navlia Khulaisie[1] Abstrak: Pada dasarnya kepribadian bukan terjadi secara serta merta akan tetapi terbentuk melalui proses kehidupan yang panjang, adapun sasarang yang dituju dalam pembentukan kepribadian ini adalah kepribadian yang memiliki akhlak mulia. Tingkat kemuliaan akhlak erat kaitannya dengan tingkat keimanan. Sebab Nabi Muhammad S.A.W mengemukakan bahwa “orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang mukmin yang paling baik akhlaknya”. Al-Qur’a>n dan Sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah saw yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan, satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan peribadi muslim. Peribadi muslim yang dikehendaki...

Read More

KURIKULUM TAUHIDI UNIVERSITAS ISLAM (Refleksi Terhadap Insan Kamil di Bidang Pendidikan)

Oleh: Asmu’i, M. Ud Abstrak Sebagai medium terpenting pengembangan peradaban, universitas Islam harus merefleksikan sosok manusia dan manusia harus merefleksikan Sifat-Sifat Tuhan. Sebab manusia adalah pusat dari peradaban, dan yang dapat bahu-membahu membangun peradaban adalah manusia yang beradab; manusia yang merefleksikan Sifat-Sifat Tuhan tadi. Manusia seperti inilah yang disebut insan kamil. Dan karena itu secara mendasar struktur dan kurikulum universitas Islam harus diambil dari hakikat manusia yang bersifat ganda, yakni yang berdimensi permanen dan spiritual, serta material dan emosional sekaligus. Kemudian pada tataran praktisnya, aktifitas penelitian dalam kegiatan pendidikan melibatkan berbagai metode, seperti religius dan ilmiah, empiris dan rasional, deduktif dan induktif, subjektif dan objektif, tanpa menjadikan salah satu metode lebih dominan dari yang lain. Karena kurikulum universitas ini berbasis dan melibatkan segenap potensi ‘manusia beradab’ dalam satu kesatuan organ yang utuh dan holistik, maka disebut kurikulum tauhidi. Singkatnya, universitas Islam adalah refleksi dari insan kamil ataupun universal (al-insan al-kulli atau al-insan al-kamil), yang diarahkan untuk membentuk insan kamil. Kata kunci: Insan Kamil, Universitas Islam, Kurikulum Tauhidi, Adab/Ta’dib   Pendahuluan Salah satu dampak hegemoni Barat hari ni adalah lahirnya sikap mental inferior di sebagian masyarakat Muslim dengan meniru begitu saja pola dan model universitas yang khas Barat. Kelompok ini pada umumnya menganggap ilmu itu netral,[1] sehingga tidak masalah mengambil ilmu apapun dari Barat asal membawa “kemajuan”. Sebab bagi mereka, Barat merupakan simbol kemajuan dalam ilmu pengetahuan, kecanggihan metodologi penelitian...

Read More

Agenda Kegiatan

Tidak ada kegiatan

Follow Us

Visitor