k.gozi

“Amien, 1 doktor lahirkan 1000 Doktor” Begitulah akun FB Zamhari Hasan, pada 8 Januari pukul 14:05. mengomentari kiriman foto Nyai Hanun, yang memasang foto Kiai Ghozi beserta keluarga setelah selesai wisuda doktoralnya.

Ucapan selamatpun mengalir dari berbagai kalangan, baik dari alumni, santri, guru, dan simpatisan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Kiai yang diharapkan meneruskan perjuangan almarhum abahnya ini. Bahkan, Muksin Ma’ruf, M.Pd.I, Alumni IDIA Prenduan tahun 2008 mengungkapkan rasa harunya saat melihat sosok Kiai Ghozi layaknya Kiai Idris dahulu.

“Melihat sosok dan pesan yg disampaikan oleh beliau, saya seperti melihat reinkarnasi dari sosok KH. Moh. Idris Jauhari, mirip dan membumi. Jadi sangat terharu, dan seakan ingin kembali mondok.” Tulis akun FB Muksin Emka.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kiai Ghozi merupakan doktor yang keempat yang sudah dimiliki oleh IDIA Prenduan, setelah Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun’im, MA, Lc., Dr. H. Fattah Syamsuddin, MA, Lc, dan Dr. H. Mashuri Thoha, M.Pd.  Selain keempat doktor yang akan sudah ada di tengah-tengah mahasiswa IDIA Prenduan. Saat ini ada enam dosen tetap IDIA Prenduan sedang berjibaku menyelesaikan tugas akhir dan berkuliah S-3, yakni; Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I di UIN Sunan Ampel Surabaya, Ust. Encung, M.Fil.I di UIN Wali Songo Semarang, Ust. Ruslan, M.Pd.I dan Ust. Yusfar Ramadhan, M.Pd.I di UIN Maliki, Malang, dan Ust. Ikhwan Amalih, M.Fil.I dan Usth. Khomsiyatul Mukarromah, M.Kom.I  di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.