Pelepasan Peserta P2M 2017-2018

Pelepasan Peserta Praktek Pemberdayaan Masyarakat (P2M) 2017-2018 di Kecamatan Ambunten Sumenep

Pelepasan Peserta Praktek Pemberdayaan Masyarakat (P2M) 2017-2018 di Kecamatan Ambunten Sumenep

Pada hari ahad (3/12/17) kemaren. IDIA melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa pengabdian pada masyarakat yang dikemas dalam acara Praktek Pemberdayaan Masyarakat (P2M) di kecamatan Ambunten dan Pasongsongan.

Pelepasan peserta P2M 2017-2018 digelar di kecamatan Ambunten pada ahad (3/12) yang dilepas sacara langsung oleh sekretaris kecamatan Ambunten mewakili bapak camat yang pada hari itu barhalangan hadir. Dalam sambutannya sek. Kecamatan ini menyampaikan salam dan sambutan hangat dari bapak camat terhadap para peserta P2M yang akan melaksanakan tugas dan program-programnya di desa-desa yang akan ditempati. Peserta P2M kali ini berjumlah 213 orang terdiri dari 88 putra dan 125 putri, terbagi menjadi 18 desa dari kedua kecamatan Ambunten dan Pasongsongan. 10 desa dari kecamatan Ambunten ditempati peserta putri diantaranya Ambunten Barat, Ambunten Tengah, Ambunten Timur, Beluk Ares, Beluk Kenek, Beluk Raja, Tambangung Timur, Campor Barat, Campor Timur, Tambangung Ares. Dan 8 desa Kecamatan Pasongsongan ditempati putra diantaranya Desa Campaka, Lebeng Barat, Lebeng Timur, Rajun, Padangdangan, Panaongan, Pasongsongan, dan Soddara. Pelaksanaan dimulai sejak tanggal 3 Desember 2017 dan akan berakhir pada 3 Januari 2018.

KH. Ja’far Sodiq, MM. selaku penanggung jawab P2M menyampaikan program-program yang menjadi target dalam acara tersebut sekaligus memaparkan dalam laporannya, bahwasanya P2M kali ini berbasis Asset Based Communities Dovelopment (ABCD). Dalam pelaksanaannya akan lebih fokus pada aset yang dimiliki masyarakat. Sama halnya seperti yang disampaikan Warek I Bid. Akademik Dr. Musleh Wahid, M.Pd.I.

“P2M yang akan dilaksanakan di desa Ambunten dan Pasongsongan ini berbasi ABCD. Jadi para peserta nantinya diharapkan cakap dalam melihat aset apa yang dimiliki masyarakat.“ Ungkap Warek I ini dalam sambutannya mewakili Rektor IDIA yang berhalangan hadir saat itu.

Tidak hanya itu, Beliau juga meminta bimbingan dari para kades dan budes yang hadir dalam acara tersebut agar membimbing para peserta P2M selama melakukan tugasnya di desa-desa yang mereka tempati.

“Selama sebulan ini mohon bimbingannya terhadap anak-anak kami ini karena tidak semua peserta berasal dari Madura, dan bila cocok nantinya atau ada dari mereka yang diminati silahkan diambil untuk dijadikan menanantu, tapi untuk tahun depan setelah lulus dari IDIA.“ Lanjutnya dengan diselingi gurauan.

Acara ini berakhir dengan do’a oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IDIA KH. Mohmmad Bastami Tibyan, M.Pd.I. read

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 05/12/17 Warta IDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *