IDIA Prenduan Gelar Acara Studium Generale dengan tema Muslim-Preneurship di Era Disruptif

IMG_0083

Bpk. Farid Subkhan, M.E., M.Dev sedang memberikan materi dalam acara Studium Generale.

Wajah penuh semangat dan antusiasme terlihat dari para mahasiswa/i semester dua kampus Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan ini dalam acara Studium Generale kemarin (Rabu,24/01/18). Tidak mau ketinggalan juga mahasiswa/i program intensif semester empat dan enam pun turut berpartisipasi dalam acara studium generale ini. Acara rutin yang diselenggarakan dua tahunan ini diikuti juga oleh para dosen tetap IDIA Prenduan dan berlangsung selama kurang lebih 5 Jam. Sedangkan untuk Key Note Speakernya adalah Bapak Farid Subkhan, M.E., M.Dev. Beliau merupakan Chief Executive Officer dari Citiasia Inc. dan untuk tempat berlangsungnya acara tersebut yaitu di lantai III gedung Rektorat IDIA Prenduan.

Dalam sambutannya Rektor IDIA Prenduan kemarin Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. Menyampaikan bahwa kegiatan studium generale harus terus dikembangkan guna memberikan pemahaman yang lebih baik bagi civitas akademika. Terlebih, saat ini Indonesia, khususnya umat Islam betul-betul membutuhkan wirausahawan-wirausahawan baru yang dapat bersaing dan mewarnai Indonesia. Sebab, sampai saat ini 85% perekonomian Indonesia dikuasai oleh pengusaha-pengusaha non Muslim. “Kegiatan ini harus terus dikembangkan, karena untuk dapat memberikan pemahaman yang utuh bagi siapapun juga, terutama di seluruh Indoensia.” Ucapnya dalam sambutan di lantai III gedung Rektorat IDIA Prenduan. Selain itu juga, beliau berharap, dengan kedatangan dari Bapak Farid Subkhan ini menjadi silaturrahim yang berkelanjutan bahkan menjadi konsultan IDIA Prenduan, untuk bisnis berbasis kemaslahatan umat Islam.

Tujuan diadakannya acara ini tidak lain dan tidak bukan ialah untuk membuka mindset para mahasiswa tentang dunia wirausaha yang masih menjadi kekhawatiran di dalam diri pribadi mereka. “Menjadi pengusaha besar dengan dimulai dari bisnis yang kecil, namun dengan keyakinan yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh serta penuh inovasi dalam setiap usaha, maka akan terlahirlah generasi sebagai Muslim-Preneurship” terang beliau sambil menjelaskan satu demi satu point materi berbentuk booklite yang telah dibagikan kepada seluruh audien. -read-

Sekretaris IDIA 30/01/18 Warta IDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *