Seminar Remaja bersama Ust. Salim A. Fillah : “Dakwahku Bersamamu”

DSC_0314

Ust. Salim A FIllah (kanan) sedang mengisi acara seminar remaja kemarin dengan tema Dakwahku Bersamamu di IDIA Prenduan.

            Lebih dari 900 audien yang terdiri dari mahasiswa/i IDIA Prenduan, TMI, MTA dan Umum memenuhi Gedung Serba Guna TMI Putri Al-Amien Prenduan pada hari Jum’at (26/01/18) kemarin, mereka semua sangat antusias untuk mengikuti Seminar Remaja yang diadakan oleh BEM -singkatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa- IDIA Prenduan. Tema dari Seminar tersebut adalah “Dakwahku Bersamamu”. Acara yang di isi oleh pakarnya yaitu Ust. Salim A. Fillah berlangsung sekitar kurang lebih 2 jam 1/2 ini mampu menghipnotis para audien dengan tema dari topik pembahasan tersebut. Acara yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah sekaligus Dosen dari IDIA Prenduan, yakni Ustad Dr. H. Mohammad Fattah, MA. Beliau menyampaikan pesan dalam pembukaan acara tersebut, yaitu khusus kepada semua generasi muda bahwasannya generasi haruslah aktif dalam hal apapun yang berujung pada kebaikan nanti pada akhirnya, karena masa remaja merupakan masa yang kosong, dalam artian kita bisa saja membuang masa remaja kita dengan sia-sia. “Masa remaja adalah masa kosong, yakni suatu masa dimilikinya kesempatan atau kemampuan, baik berupa harta, tenaga atau kekuatan, dan lain sebagainya. Yang mana masa ini haruslah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para remaja. Karna apabila kesempatan ini tidak digunakan dengan baik, maka akan sangat merusak dan menyia-nyiakan masa remaja tersebut.” Ucap dari Dekan Fakultas Dakwah tersebut dalam membuka acara seminar remaja kemarin.

            Selain itu, beliau juga menerangkan bahwa terdapat suatu hadits berkenaan dengan 7 golongan orang yang akan diberi naungan oleh Allah Swt. pada hari kiamat, yang mana tak ada lagi naungan selain dari naungan Allah Swt. Salah satu dari 7 golongan tersebut yakni seorang remaja yang tumbuh berkembang hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah Swt.

            Pemateri dari acara seminar tersebut  mengaku merupakan sebagai seorang penikmat buku dan kopi. Isi materi yang beliau sampaikan pada seminar remaja ini sangatlah menarik. Sehingga seluruh audien tampak begitu antusias untuk mendengarkan dan memperhatikan setiap kata demi kata yang disampaikan oleh sang Ustad. Bahkan sesekali pula disertai dengan gelak tawa para audien yang menambah suasana menjadi semakin hidup dan bersemangat.

            Di akhir acara seminar tersebut, Ust. Salim A. Fillah berpesan kepada semua para remaja bahwa apapun yang kita punya, jadikanlah itu sebagai modal dakwah. Sampaikanlah Islam ini secara sempurna kepada ummat. Ingatlah bahwa remaja merupakan generasi muda yang akan melanjutkan estafet dakwah di dunia ini, guna menegakkan agama islam dan melanjutkan perjuangan dakwah Rasulullah Saw. “Sampaikanlah Islam ini secara utuh kepada ummat, Karena generasi muda merupakan estafet dari kelanjutan Dakwahnya Nabi Muhammad Saw. untuk terus menegakkan ajaran Islam dimanapun kita berada.” Pesannya dalam acara seminar remaja tersebut. -read-

Sekretaris IDIA 30/01/18 Warta IDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *