REKTOR IDIA PRENDUAN SAMPAIKAN TUGAS PERGURUAN TINGGI PESANTREN DALAM DIALOG INTERAKTIF

Prenduan-Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan kembali mengadakan seminar dakwah dengan tema “Dakwah Islamiyah Terhadap Non Muslim; Tantangan dan Harapan” (27/07). Menurut panitia, tema tersebut sesuai dengan misi Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, mencetak da’i khoiro Ummah (masyarakat terbaik).

Dalam kesempatan itu, rektor IDIA Prenduan membuka acara dengan pesan yang dikutip dari potongan percakapan antara Syeikh Ismail dengan ulama Madura, bahwa tugas alumni pesantren adalah berdakwah dan menjadi wasilah bagi saudaranya di belahan bumi lainnya agar menemukan kebenaran Islam.

Melanjutkan pesan Rektor, narasumber dialog, Ustadz Muhammad Damanhuri, S.H.I, S.H, M.H, M.Pd. berbagi pengalaman tentang prosesnya menemukan kebenaran dan menjadi seorang muslim. Selain itu, beliau juga menyampaikan tips dan trik yang dia pakai dalam melaksanakan dakwah di tengah-tengah masyarakat non muslim.

Menurut beliau beberapa kunci sukses dalam berdakwah di kalangan non muslim adalah mengetahui lokasi dan kebiasaan, melakukan pendekatan persuasif, berdialog dengan kepala suku, tidak membawa atribut Islam selama berdakwah, kontinyu, serta menguasai bahasa masyarakat setempat.

“Itu barangkali kunci yang saya pakai untuk memuslimkan 13.169 orang sejak tahun 2017,” tutur Andreas, nama katolik Ustadz Damanhuri. Menurutnya, dari 4.200 agama yang ada di dunia, hanya Islamlah agama yang benar dan layak diimani oleh sekalian penduduk dunia yang berpikir.

Selama dua jam, acara tersebut berlangsung dengan peserta yang antusias karena rasa ingin tahu untuk menjadi dai. “minimal biar saya tahu cara berdakwah bagi keluarga sendiri,” ucap Ahmad sebagai salah satu peserta. (Khotim M)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 01/08/18 Warta IDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *