Penulis: Sekretaris IDIA

JABATAN DAN MUSIBAH

Oleh: Dr. KH. Muhtadi Abdul Mun’im, MA Dalam dunia politik kekuasaan, jabatan di level-level atas menjadi incaran banyak pihak. Dengan menjadikan jabatan sebagai tujuan politik kekuasaan, banyak orang saling bersaing dan berlomba-lomba (bahkan dengan berbagai macam cara) untuk mendapatkannya. Dengan jabatan tertentu, seseorang memiliki akses kekuasaan untuk mendapatkan manfaat, menjalankan kemauannya, mengontrol, mengawasi, dan menguasai bagian-bagian yang berada di bawah koordinasinya. Oleh karena itu, bagi sebagian orang, jabatan menjadi satu hal yang didam-idamkan. Perolehan jabatan pada level tertentu dijadikan satu tanda pencapaian prestasi diri atas usaha yang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga tidak heran, jika seseorang yang mendapatkan satu jabatan...

Read More

IDIA Prenduan Raih Penghargaan Adiktis 2020

SUMENEP – IDIA Prenduan meraih penghargaan sebagai nomine Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dengan Inovasi Layanan Rintisan Smart Campus 2020. Penghargaan itu diterima dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (30/12). Kategori tersebut meliputi peniliaian sistem layanan seleksi mahasiswa, layanan rencana studi, bimbingan, ujian dan penilaian, serta pembelajaran online. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Suyitno mengatakan, Apresiasi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Adiktis) merupakan penghargaan dan rekognisi pemerintah terhadap capaian dan usaha keras Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di tingkat institusi. Dikutip dari laman kemenag.go.id (29/12), Deputi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI...

Read More

Dua Alasan Utama PP. Al-Amien Prenduan Kembali Batasi Kunjungan

Sabtu (26/12/2020) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan kembali menutup dan membatasi akses kunjungan wali santri dan tamu lainnya yang hendak masuk ke kompleks dalam pesantren. Para tamu yang sebelumnya tidak mengetahui informasi pembatasan kunjungan ini menilai informasinya terlalu tiba-tiba. “Sebab semenjak pemberitahuan dibukanya kembali kunjungan terjadwal, tidak ada informasi lagi. Sampai di tempat ini tiba-tiba tidak boleh berkunjung,” keluh salah seorang wali santri. Menurut Humas Pondok, Ustadz Ainurrahman Abbasi, ada dua alasan keluarnya kebijakan tersebut. Pertama, aspek internal pondok. Para santri dalam waktu dekat akan menghadapi Ujian Tengah Semester II. Menurutnya, perlu dilakukan pemfokusan suasana dan konsentrasi santri dalam menghadapi...

Read More