crosref

Photo: Screen Shot From Crossref

Setelah menjadi satu-satunya jurnal PTKIS Madura yang ber-DOAJ, kini Dirosat kembali menjadi satu-satunya jurnal PTKIS Madura yang terindeks Crossref. Keberadaan Dirosat di dua pengidek internasional bereputasi ini merupakan hasil jerih payah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IDIA Prenduan.

“Akhirnya kerja keras kawan-kawan IDIA membuahkan hasil” ungkap Ust. Ach. Nurcholis Majid, M.Pd.I

Apa yang dilakukan oleh LP2M ini merupakan usaha menjadikan Dirosat sebagai jurnal terakreditasi. Pasalnya, jurnal yang terindeks Crossref otomatis artikelnya memiliki Digital Object Identifier (DOI), dan mendapat tambahan nilai 2 dalam penilaian akreditasi terbitan berkala ilmiah berdasarkan Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2014.

Keberhasilan LP2M juga tak lepas dari campur tangan Madrasah Jurnal yang dikomandani oleh Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun’iem, MA. dalam mengelola jurnal-jurnal di IDIA.

Dirosat bukanlah satu-satunya jurnal yang dikelola oleh LP2M bersama Divisi Madrasah Jurnal, setidaknya ada empat lainnya, yakni; Reflektika (Institusi), Maharot (Fak. Tarbiyah), Bayan Lin Naas (Fak. Dakwah), dan El-Waroqoh (Fak. Ushuluddin), dan sedang diproses kesiapannya Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yang disahkan keberadaan Prodi Perbankan Syariahnya pada Juni 2017.