The 1st AICIMS, Pimpinan Sampaikan Digital Sebagai Alat Dakwah Para Santri
IDIA Prenduan menggelar acara The 1st Annual International Conference on Islamic and Multidisciplinary Studies (AICIMS) bersama Prof. Dr. Sangidu, M.Hum dan Dr. Hj Shofiah Tidjani, Lc., M.Si pada Ahad, (11/8) dini hari di GESERNA Pondok Pesantren Al0Amien Prenduan.
Acara The 1st AICIMS ini mengangkat tema “Revitalising International Language Learning in the Era of Society 5.0.

Acara dihadiri oleh para dewan pengasuh, rektor, guru, dosen, mahasiswa/I IDIA, dan santriwan/I dari Ma’had Tahfid Al-Amien (MTA) kelas 1, 2 dan 3 Aliyah. Dimana semua berkumpul untuk mengikuti acara ke-9 dari rentetan acara 70 tahun tasyakkuran Al-Amien Prenduan. Acara yang dilaksanakan sekaligus untuk menggiatkan kembali pembelajaran bahasa asing di zaman masyarakat 5.0.

Acara dibuka secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. pada pukul 08: 20. Dalam konteks yang mengangkat era digital ini, “Alat yang dipelajari sekarang adalah alat dakwahmu 10 tahun 20 tahun ke depan, kalau tidak dimanfaatkan, dioptimalkan, diperjuangkan sebaik-baiknya maka sia-sialah waktu mudamu untuk mencapai yang lebih baik ke depan. Man Yazra’ Yahsud, Man Jadda wa Jada perjuangkan”, tegas beliau dalam sambutannya.

Lebih lanjut beliau juga berharap dua hal kepada para asatidz, ustadzah, mahasiswa, mahasiswi, santriwan, santriwati, “Jadilah calon-calon pemimpin dan ulama yang diandalkan umat Islam nanti. Yang santriwati jadilah madrasah sekolah yang melahirkan generasi-generasi yang berkualitas tinggi”, pesan beliau. Untuk terakhir kalinya, beliau juga berpesan agar memanfaatkan waktu dan memperjuangkan waktu dengan merevitalisasi diri untuk menjadi lebih baik dalam ilmu agama memalui bahasa sebagai Taju Ma’hadina.

Seusai sambutan dan pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh pimpinan pondok pesantren Al-Amien Prenduan kepada Prof. Dr. Sangidu, M.Hum. Selanjutnya pembaca laporan 70 tahun tasyakuran oleh Dr, H. Musleh Wahid, M.Pd.I. Seterusnya doa yang dipimpin oleh KH. Fauzi Rasul. Berikutnya disusul penyampaian materi oleh Prof. Dr. Sangidu, M.Hum pada sesi I dan Dr. Hj. Sofiah Tidjani, Lc., M.Si pada sesi II yang dimoderatori Dr. Yusfar Ramadhan, M.Pd.I. Acarapun diakhiri dengan mengabadikan momen bersejarah, yakni foto bersama majelis Kiai, Nyai, pemateri, jajaran dosen, asatidz dan ustadzah. (NLA/Aini)